Mari Buat Bumi Tersenyum
EARTH FOCUS ON FUTURE
Bumi
telah menanggung beban yang sangat berat melampaui kekuatannya. Pemanasan
global dan kerusakan lingkungan hidup telah meruntuhkan kecantikan bumi.
Mengapa kita tega membiarkan itu semua terjadi?. Setiap makhluk hidup perlahan
kehilangan tempat tinggalnya. Bumi pun bersedih dan menangis melihat kondisi
ini.
Tidak
rindukah kita dengan kecantikan dan keindahan bumi?. Bumi yang dibasahi air
bersih dan dipenuhi udara bersih. Pohon-pohon tinggi yang menari-nari tertiup
angin dan diiringi kicauan burung yang bernyanyi memanjakan telinga.
Tidak inginkankah kita meliha hewan-hewan berlarian kesana kemari menikmati
bumi yang menjadi tempat tinggalnya?. Lalu mengapa kita membiarkan semua itu
rusak dan hilang?
Bumi
tak lagi hijau karna kita telah merubahnya menjadi lautan api dengan membakar
hutan. Bumi tak lagi tersenym karna kita terus melukainya dengan bahan peledak
untuk menangkap ikan bumi kecewa karna kita tidak peduli dan terus menyakitinya
hanya untuk keuntungan semata.
Bumi
menangis!!
Kita
tidak dapat melihat dan mendengarkan ringisannya, namun kita dapat
merasakannya.
Tangisan bumi semakin keras dan
memilukan hati. Club Jurnalisme dan Click yang ada pada Universitas Bunda Mulia
dapat merasakan kesedihan dan tangisan bumi. Kedua club ini pun bersatu dan
menunjukkan kepeduliannya melalui sebuah pameran fotografi dan essay yang
bertemakan “EARTH FOCUS ON FUTURE”. Terdapat
50 foto yang telah diseleksi dan 120 artikel essay yang dipamerkan.
Pameran
ini diadakan untuk memberi teguran kepada masyarakat dan generasi muda agar
lebih menghargai dan mencintai bumi. Pameran ini diadakan juga untuk mengingatkan
masyarakat dan generasi muda mengenai keberlangsungan lingkungan hidup dan
bagaimana bumi dapat kembali menjadi tempat yang nyaman.
Novelia,
salah seorang mahasiswi UBM sedang berdiri di antara mahasiswa/i lainnya dalam
pameran. Wajahnya terlihat begitu bercahaya, ia sangat tertarik dengan
pamerannya.
"Saya
sangat tertarik dengan pameran ini, dari tema nya 'earth focus on future' saja
sudah terdengar sangat menarik. Event ini bagus sekali."ungkap novel yang
menanggapi pameran fotografi dan essay ini.
Ia
pula berharap UBM dapat menjadi teladan dan diikuti oleh universitas lain dalam
hal bumi dan lingkungan karna event seperti ini dapat memberi pelajaran, arahan
dan memotivasi setiap orang untuk lebih mecintai bumi. Tersadarnya setiap orang
akan keberlangsungan bumi pun sangat baik dan akan kita rasakan manfaatnya di
masa depan.
Tidak
hanya novel, ada banyak sekali mahasiswa/i ubm yang mengunjungi pameran
fotografi dan essay. Antusiasme dari para jiwa muda begitu terasa. Pengunjung
tidak hentinya menghadiri pameran ini setiap harinya.
"Event
ini sudah berlangsung sejak tanggal 18 April dan akan berlangsung hingga
tanggal 23 april, dibuka dari jam 9 sampai jam 4 sore hari. Puji Tuhan event
ini selalu dikunjungi" ujar simon yang merupakan salah 1 panitia pameran
Event
yang dibina oleh pak yuri, salah seorang dosen di ubm ini merupakan pameran
pertama kali untuk mengapresiasi jurnalisme dan essay.
Pameran ini akan memberikan hadiah
menarik bagi 3 pemenang, juara 1, juara 2, dan juara favorit. Istimewanya
adalah para pengunjung dapat memberikan penilaian dan komentar secara langsung
pada setiap foto dan essay yang ada serta pengungjung dapat memberi vote pada
essay dan foto yang terbaik.
Seorang
mahasiswa ilmu komunikasi bernama rudi pun ikut berkomentar
"saya
harap event seperti ini dapat menjadi event tahunan yang diadakan secara rutin
sebab kegiatan semacam ini memiliki nilai positif bagi mahasiswa dan mahasiswi
ubm"
Earth Focus On Future merupakan
sebuah event yang diadakan untuk mengapresiasikan jurnalisme dan essay
sekaligus sebuah bukti nyata kepedulian yang dilakukan oleh para mahasiswa dan
mahasiswi Universitas Bunda Mulia terhadap isu yang sedang menimpa bumi dan
lingkungan hidup tercinta. (Elviana Victoria_6PIK5)